Minggu, 26 Juni 2011

Cerita singkat perjalanan cita-cita saya :)


Saya Rizka Herlina Damopolii atau Rizka Herlina Mokorimban atau Rizka Deta Herlina Damopolii atau Rizka Herlina Mendru atau Rizka Leung. Sebenarnya nama gue yang mana siy? Ribet amat ngurusin nama. Y udah, saya menetapkan bahwa saya adalah Rizka si tukang upil, lho -_-
Sudah sudah.
Saya sekarang berumur 19 tahun dan sedang merantau di negara yang penuh dengan tingkat korupsinya. Ia, itulah Indonesia, negara penghasil TKI terbanyak di seluruh jagat raya.

Rizka, siapa dia?
Iya, dia berkepala manusia berjenis kelamin wanita dan suka banget sama yang namanya boneka Panda.
Gadis kelahiran Cina, 06 Desember 1991 ini merupakan gadis berdarah campuran.

Singkat tentang pengalaman waktu gue masih berukuran, tinggi = 55cm dan berat = 5 ons.
Waktu kecil, kalo di tanya "kalo udah gede nanti cita-citanya pengen jadi apa?"
Pasti dengan lantangnya gue menjawab "mau jadi DOKTEL".
"waah, bagus donk kalo gitu. Nanti ika belajar yang rajin biar bisa jadi dokter".
Hahaha, mereka belum tahu kalo waktu itu gue lagi ngigo.

Cita-cita pengen jadi dokternya ternyata tergantikan dengan ambisi lain. Waktu itu gue masih kelas 3 SD. Gue berupaya buat ngikut grandma ke kota seberang sono tuh, bagian selatan pulau sulawesi, Ujung Pandang atau sekarang lebih ngetrend dibilang Makassar kota daeng. Gue ngotot banget buat ikut, biar bisa naik pesawat. Kalo seandainya gue gak dibawa, entah apa yang bakalan terjadi di rumah gue. Mungkin bakalan gue bakar atau gue jual biar uangnya gue pake ke luar angkasa. Lebih jauh dari Ujunng Pandang kan?
Akhirnya gue di bawa. Senangnya gak karuan karena bakalan naik pesawat. Hingga pesawatnya mau take off, gue buka jendelanya dan say "da da da da da da" sama emak, babe, adik, tante sama sepupu gue. Yaah gaklah o'on.
Dari pengalaman pertama gue naik pesawat, cita-cita gue berpindah secepat kilat kalo gue bakalan mau jadi PRAMUGARI.
Yaah, pramugari cantik, tinggi, langsing, lancar/hapal semua bahasa, ramah dll.
Gue langsung melihat diri gue yang nista ini. Ciri-ciri :
- cantik = alhamdulillah, maybe yes, maybe no.
- tinggi = kayaknya perlu minum susu boneto lagi, biar badan tumbuh ke atas bukan tumbuh ke samping.
- langsing = masih perlu di pertanyakan. Lari, teriak-teriak di bundaran HI sambil pake koteka dan bilang, "eh eh, gue langsing gak? Ayo jawab, soalnya gue mau ngelamar jadi pramugari nih". Yah, barangkali gue gila.
- pintar = alhamdulillah, masih cucunya kakek Albert Einstein.
- jago semua bahasa = iyalah donk. Bahasa burung, bahasa planet-pun gue juga jago.
- ramah = iya, gue sering gak lupa ngasih makan kucing gue. Bibi dan Bubu.

Yaaah, sekarang kalo di tanya, "ika cita-citanya ntar pengen jadi apa?"
Dengan bangga gue mempersembahkan "pengen jadi plamugali."

Waktu, hari, bulan bahkan tahun mulai berjalan. Gue udah kelas 5 SD. Untuk pertama kalinya gue udah dapat Menstruasi, yah gue udah bisa jualan kangkung kayak emak-emak di pasar.
Tiba-tiba emak ngasih saran buat ngebaca buku tentang Psikologi Remaja. Dimana gue disuruh baca buat tahu tentang masa-masa pubertas, kepribadian seorang gadis yang akan mulai beranjak dewasa, hingga gimana cara berkelakuan selayaknya seorang remaja. Dengan antusias yang tinggi gue menerima usulan emak gue itu. Setelah gue baca, kalimat didalamnya emang agak rumit buat di mengerti anak seumuran gue yang masih kelas 5 SD. Tapi gue gak mau peduli, biar gue dibilang keren ngebaca buku tentang psikologi.
Daaaannn, cita-cita gue berpindah lagi menjadi seorang AHLI PSIKOLOGI.
Kalo ditanya ntar, "mau jadi apa ka?"
Gue mau bilang, "jadi psikolog." Keren kan?

Seiring berjalannya waktu. Gue udah kelas 2 SMA. Gue sama sahabat-sahabat se-gank gue lagi ngumpul bareng disela guru lagi keluar kelas, terus cerita-cerita tentang cita-cita kita nanti. Gue agak bingung waktu itu mau jadi apa. Apa gue akan tetap dengan cita-cita jadi penjual kangkung? Sayangnya, gak.
Atau gue mau ikut jejak emak gue? Seorang bidan profesional. Yah, gue bangga sama emak gue. Dibangunin tengah malam buat bantu orang melahirkan. Dan seorang bidan itu adalah orang yang pertama kali melihat ciptaan Allah yang keluar dari rahim seorang ibu. Cool !

Disela-sela gue mau jadi apa nantinya, emak gue ngasih brosur dengan berbagai universitas di Makassar. Emak gue nyaranin buat masuk Analis, Radiologi, sama Psikologi. Tapi gue masih dalam sistem kebingungan.
"atau masuk bidan ajah di tempat kuliah emak dulu di Makassar?"
Gak, gue gak mau jadi penerus emak gue. Gue gak mau jadi double midwife di keluarga gue. Gue pengen juga kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta/UMY. Yang kebetulan saudara gue juga kuliah disitu. Gue tanya-tanya tentang universitas itu ke dia. Sampe akhirnya gue kirim berkas-berkasnya kesana, tapi keberuntungan belum di pihak gue. Gue pengen ikut tes langsung disana, tapi gak di bolehin sama babe gue. Katanya ntar di guyur gunung merapi disana, lho?

Dan akhirnya, gue tetap pada pilihan pertama, gue mau jadi dokter. Tapi sayangnya bukan mau jadi dokter umum, gue mau jadi DOKTER GIGI. Di dukung juga oleh gigi geligi gue yang alhamdulillah masih termasuk Divisi Oklusal Kelas 1 atau masih tertata rapi dan pernah mendapat penghargaan GIGI SEHAT waktu gue masih TK :)

Dan inilah gue, setelah di perbincangkan dengan uncle Obama, kalo nama gue resmi :
Rizka Herlina Damopolii.
NRI 100113046.
Mahasiswa Kedokteran Gigi.
Universitas Sam Ratulangi.
Angkatan 2010.

Kamis, 23 Juni 2011

Happy Birthday to U :)

Hari ini miliknya..
Hari ini dia sedang berbahagia..
Karena hari ini adalah hari kelahirannya atau lebih akrab di sebut hari ULANG TAHUN.

Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday happy birthday happy birthday to you :)

Semalam saya menunggu detik-detik proklamasi. Bukaaaannn, detik-detik menjelang pukul 12 malam teng. Saya ingin mengirim message yang bertuliskan kata-kata SELAMAT ULANG TAHUN.
Saya ingin menjadi yang pertama buat ngucapin HAPPY BIRTHDAY untuknya. Tapi beda second ajah mungkin, saya jadi yang kedua buat ngucapin setelah temannya.

Semalam saya senang banyak temen-temennya disana yang ngasih ucapan buat dia. Sayangnya saya gak bisa datang karena jarak yang memisahkan antara 2 negara yang sangat jauh ini.
Maaf y, saya cuma bisa ngasih ucapan lewat via sms, cuma bisa lewat surat yang di tempel di kado di kasih langsung sama temenku, saya sempat nyanyi juga di telfon siy atas permintaan yang berulang tahun :)
Kadonya suka kan? :)

Saya senang sekali dengerin suaramu semalam, saya senang temanmu disana ngasih surprise kue ULANG TAHUN buatmu di sana dibandingkan saya yang hanya bisa ngasih apa coba selain suara ajah yang terdengar melalui handphone? Saya ke pengen denganmu disana, tapi emang di mutlakan belum bisa ketemu bukan gak bisa.

Pokoknya semalam saya senang banget, senang banget, senang banget, walopun hampir sejam saya hanya menjadi pendengar setia bagi kebahagiaan saat itu bersama mereka yang sedang bersamamu.

Once again, HAPPY BIRTHDAY MY DEAR :)
23-06-2011

_by: ikaRizka Damopolii :)

Senin, 20 Juni 2011

Gak nyambung, intinya I ... U

Entah apa yang gue alami sekarang. Mulai merasakan hal yang tidak semestinya terjadi dalam hidup ini. Merupakan hal yang tidak terpikirkan sama sekali. Apa yang barusan gue bilang? Gue gak ngerti. Malam ini pikiran gue lagi eror. Eror bin brutal. Rasanya malam ini menjadi malam yang terakhir bagi gue buat online. Iyaa, karena ntar malam batas terakhir buat pembayaran modem gue.

Yang bakalan gue ceritain malam ini adalah, GUE, LO, END !!
Paan sih? Gak nyambung amat yak?

Okee, focus. I'm here for telling my activites, my complaint today.
Tahooo gak seeehh looooo..??
Tadi siang dikampus gue gak sengaja ketemu cinta laura. Dia udah masuk unsrat ternyata, dan gak kalah menariknya, barusan gue ketemu Daniel Radcliffe di kantin buat makan siang. *mata kereng*

Malam ini gue GALAU banget. Gue benci banget malam ini? Kenapa harus malam ini? Kenapa gak esok atau kemarin ajah? Kenapa.? Kenapa Fernando?
Gue, gue bingung gimana cara curhatnya. Gue gak tau apa itu curhat? Anyone?

Okee, malam ini. Gue putuskan buat ke terbang ke Pulau seberang. Yaaah, Maluku. Eaa, ngapain gue disana? Hah, gak tau. Gue cuma pengen ajah naik pesawat. Naik pesawat itu asik. Bebas dari asap rokok, full ac pula, secara gue barusan hidup di ruangan ber-ac, gue seneng pramugarinya, gue senang ngeliatin pilotnya. Keren gitu, pake dasi sagala. Intinya, gue mau ke Makassar ! Ngapain gue disana? Mau jadi TKM kali. (Tenaga Kerja Manado).

Hari ini, gue pengen periksa mata ke dokter. Iyalaah, masa ke dukun. Rasanya mata ini udah mulai minus, tapi gak tahu min berapaan. Jadi, sebelum telat periksa, periksa sebelum kehamilan anda mulai ketahuan. Paan sih


Hmm, malam ini, gue benci sama seseorang. Siapa dia? Gue gak tahu. Pokoknya, i miss him now, i want him beside me. Buat kau, come here, i miss your hug.
Buat kau lagi, i'm sorry about what happened this afternoon. Gue sedang marah, makanya langsung naik darah. I need your message now, i need your attention, n i'm yours.

Udah selesei curhatnya. Ehh, gue barusan curhat ya?
Okee, selamat malam dan sampai jumpa di cerita gue selanjutnya.
Ikaaa, muahmuah :)

Minggu, 19 Juni 2011

K1sah ke4L4y4N gue *chatting*

Pertengahan tahun 2007 sekitar kelas 1 SMA, gue kenal dengan yang namanya chatting atau lebih dikenal dengan ngobrol/bercakap-cakap lewat internet dan di internet chatting kita bisa ngobrol dengan banyak orang, entah di luar kota, luar daerah, luar negeri maupun luar rumah. Gue kenal chatting lewat sahabat gue Menthari Hartati Mokodongan atau lebih akrab disapa Tati.
Setiap gue nyamperin dia dikelas pasti henpon kesayangannya N 3230 gak pernah lepas dari tangannya yang kecil mungil berwarna itu. Pas diliatin lagi asik-asiknya ngobrol alias ketik-ketok tombol henpon sama orang yang ketemu ama dia pun tuh gak pernah, saling ketawa-ketiwi sendirian ngeliatin henponnya. Pas di tanyain lagi apa? Pasti jawabannya "Chating". Waktu itu gue ngerasa dunia ini bukan dunia yang asli tapi semuanya hanya fatamorgana. Serasa temen-temen sekelas gue semuanya gue anggep hanya sebuah bayangan doank yang bisa ngobrol-ngobrol sama gue. Iyaa, mereka bukan manusia, tapi mereka bayangan buat gue. Bayangan yang gue dapat dari undian berhadiah Ale-ale.

Gak cuman dari Tati ajah gue kenal chatting, tapi dari sepupu gue sendiri yaitu Ramli Mokoginta atau lebih asik gue panggil Mbing. Enak ajah gitu di panggil Mbing, hahaha.
 Mondar-mandir, mata gak dipake buat liat jalan tapi dipake buat liatin henpon N 6600nya melulu. Ini tuh semua akibat si chatting pasti. Gue nanya, gimana siy caranya nge-chatting? Dengan polosnya gue nanya, dengan tanpa berdosa gue nanya, dan dengan wajah yang penuh belas kasihan gue nanye ke sepupu gue. Emang dasarnya nih orang songong, dia gak ngasih tau gimana cara nge-download aplikasi maupun cara penggunaanya. Gue makin penasaran. Gue berpikir, kalo seandainya gue nge-chat juga, bisa-bisa gue dapet cowok baru, temen baru maupun mangsa yang bakalan gue makan.

Tepat kelas 2 SMA, saking pengen nge-chatting, gue pun memasuki alam chatting, dan berharap bisa keluar membawa uang dan harta karun. Gue minta tolong nyuruh nge-download aplikasinya dari temen gue Tirto.
Dia nge-download aplikasi JeDirc *kalo gak salah gitu siy penulisannya*. Dia ajarin gue pake' aplikasi itu, mulai dari masukkin nama sama nickname yang bakalan jadi nama samaran gue di chatting. Gue ngerasa kek artis waktu itu, nama gue bisa diganti, gue bukan Rizka Damopolii tapi gue adalah Cho Chang. Gue pun menciptakan nama samaran itu dengan nama yang 4l4y boaanggeettt yaitu _C^C^ANC_. Gue lupa arti dari alphabet yang gue centangkan itu. Yang jelas "C"nya itu berasal dari artis favorit gue yaitu Cho Chang (Kathie Leung).
Gue mulai ngerti bahasa-bahasa gaulnya chatting :
- WB : welcome back *artinya kalo ada temen kita yang baru join lagi, kita langsung menyapanya dengan sebutan welcome back disingkat WB. Contohnya kek gini : wb ikaaaaquuuuuuwww sayangggg muahmuahmuahh :*.. Hahahaha, keren banget tuh waktu jamannya gue chatting.
- BRB : be right back *kembali lagi setelah beberapa menit gak chat.
- PV : private *ngomong berdua ajah tanpa ada yang lain tahu. Pasti kata pembukanya "asl plz? atau asal please". Ckckck !!
Dari ketagihan nge-chat, gue mengalami syndrom kek sahabat sama sepupu gue tadi. Henpon N 3110 C gue mulai gak pernah lepas dari tangan, rasanya mau sakau kalo henponnya gak ada pulsa, bakalan bakar rumah kalo henponnya gak di charger. Saat itu henpon adalah nyawa kedua gue setelah nyawa gue yang pertama. Kemanapun gue pergi pasti henpon bakalan selalu ada disamping gue. Entah gue mau mandi, miksi maupun pupsi, henpon itu bakalan gue bawa terus sampai ajal menjemput.

Gue punya sahabat-sahabat chatting juga yang gak kalah 4l4y sama gue, @aquanette, @THaRYe, @aquamarine, @eer_my_knee, @Ce_geniuz, @TizZy_T, @PoetLy







Nickname yang laen gue lupa, fotonya juga cuma ini yang bisa di upload.


Dalam dunia per-chatinggan, gue mulai dapat temen dekat, kek yang pake nickname @Co_Pegasuz, @Co_mudith4, @RizZky, @AndriezZ, @M_150, @Rudi *itu ajah yang gue ingat*. Dari semua nickname itu, pernah ada satu yang sempet jadian ama gue. Dasar dunia maya. Dari kejadian itu, gue sama temen gue sendiri sempat marahan gitu, idihh, jijay banget kalo di inget-inget. Gue bertanya lagi sama diri gue sendiri, waktu itu emang gue atau bukan yak? Itu makhluk peliharaan gue atau kembar gue yak? Tapi ternyata itu emang gue sendiri, gue alami itu, dan itu bakalan jadi pengalaman yang sangat menjijik4n dan ter4l4ykan seumur hidup gue. Tapi untungnya hubungan itu gak bertahan lama. Gue sujud syukur sama Allah SWT.

Chatting, kenapa siy harus chatting? Biar bisa dibilang gaul? Biar bisa dibilang keren? Terkenal di Kotamobagu?
Gak, chatting itu awal hidup yang berantakan bagi gue. Dimana sebelumnya gue gak pernah tau nge-gombal, akhirnya gue bisa tau caranya gimana. Dimana gue gak pernah tahu caranya selingkuh, akhirnya gue bisa tau gimana caranya. Gue kuper *pastinya gak sekuper kutu buku* tapi setelah kenal chatting, rasanya kekuperan gue itu bak digantikan dengan kegaulan stadium 4. Gaya bahasa gue udah melonjak keren banget. Gue mulai punya sista-sista yang gak gue kenal secara langsung, dengerin suaranya ajah kagak.

Asiknya chatting, munculah akun baru yaitu friendster atau dikenal dengan FS. Gak ada FS waktu itu rasanya belum gaul juga. Setiap nge-chat, pasti ditanya-nya : punya fs? Secara kan, kalo di bilang gak ada, pasti gak enak juga, dan itu istilahnya gengsi tingkat tinggi. Iya, secara gue masih labil, dan gue pengen ikutin tren-tren jaman gue. Gue pun bikin akun itu. Foto di upload *foto yang diposting juga foto yang cantik banget biar bisa memangsai kaum adam* selain itu komen-komentar di FS sama temen-temen chatting gue. Bahasa didalamnya jadi 4l4y juga, sok dekatlah sama temen-temen cewek gue, sok minta ketemuan, Idih, geliii gue ngingatnya cin !
Y4n9 p4sT1ny4, chatting iTu bis4 meNc1pT4k4N b4H4sa ke4l4y4N baGi k3H1dUp4n d1 di Dun14 in1.

$4l4m d4Ri k0rB4N chatting _C^C^ANC_

Rabu, 08 Juni 2011

Do u know about abortion? Check this 'out..

Hi Mommy.. !
Aku memang hanya 3/4 inci saja panjangnya, tapi aku sudah punya seluruh organ tubuh.
Aku suka suaramu. Setiap kali aku mendengarnya, aku pasti menggoyangkan tangan dan kakiku.
Suara detak jantungmu adalah lagu kesukaanku.







*Month 2*
Mommy.. !
Hari ini aku belajar menghisap jariku bila kamu bisa melihatku.
Ibu pasti tau kalau aku adalah bayimu.
Aku memang belum cukup besar untuk hidup diluar. Betapa nyaman dan hangat didalam sini ibu.



*Month 3*
Tahukah kamu ibu?
Aku anak perempuan atau laki-laki?
Aku harap ibu bahagia karenanya. Aku selalu berharap ibu selalu bahagia. Karena bila kamu sedih, akupun ikut sedih.
Dan akupun ikut menangis walaupun ibu tidak bisa mendengarnya.






*Month 4*
Mommy.. !
Rambutku mulai tumbuh.
Memang masih pendek dan halus tapi akan tumbuh banyak sekali.
Aku telah berlatih lama sekali. Sehingga aku bisa menengok, melipat dan merenggangkan kaki dan tangan-tanganku.
Aku menjadi ahli dalam hal-hal itu.






*Month 5*
Kamu pergi ke dokter hari ini.
Tapi Mom, dia bohong padamu.
Dia bilang kalau aku tidak ada.
TAPI AKU ADA !! MOM, DENGARLAH AKU, AKU BAYIMU !
Mommy, apa itu ABORSI?






*Month 6*
Aku bisa mendengar dokter itu lagi.
Aku tidak suka dia.
Dia sangat tidak berperasaan.
Sesuatu datang mengancam rumahku.
Dokter-dokter bilang itu jarum.
Mommy, apa itu? TOLOONG, AKU TERBAKAR ! TOLONG HENTIKAN DIA ! AKU TIDAK BISA MELAWANNYA ! MOMMY, TOLOONG !






*Month 7*
Mommy.. !
Aku baik-baik saja.
Aku sudah bersama Tuhan. Dia memegang tanganku.
Dan Dia telah memberitahuku apa itu aborsi.
Mengapa kau tidak menginginkanku Mommy.??






Every abortion is just...
Satu jantung LAGI yang berhenti berdetak.
Dua mata yang tidak dapat LAGI melihat dunia.
Dua tangan LAGI yang tidak akan pernah memegang.
Dua kaki LAGI yang tidak akan pernah bisa berjalan dan berlari.
Satu mulut LAGI yang tidak akan pernah bisa berbicara.

 

Pipi Merah Published @ 2014 by Ipietoon

Blogger Templates