Pages

Kamis, 05 Juni 2014

Kegiatan Kampus Hari Ini

Sedang duduk di kampus sambil menunggu kedatangan dosen pembimbing untuk revisi skripsi. Terima kasih sebelumnya kepada Jehuda yang telah meminjamkan laptop mininya untuk gue gunakan pagi menjelang siang ini.

Sambil menulis sambil mendengar teman di sebelah gue yang semangat banget nonton youtube tentang kedatangan Running Man senin kemarin, Myrtle, Debby, dan Tara. Suasana kampus hari ini masih tergolong golongan "sepi" dari mahasiswa dan para dosen. Mungkin mahasiswanya masih belum bangkit setelah melaksanakan ujian proposal maupun revisi-revisi lucu nan cukup menguras pikiran dan tenaga. Sedangkan dosen, mungkin sedang capek menghadapi mahasiswa yang mukanya penuh dengan ekspresi memohon. Inilah interaksi para mahasiswa tingkat akhir dan dosen di kampus. Kedengaran lucu tapi mengasihankan. Bukannya apa-apa, tapi inilah hidup. Kita tidak akan menjadi sesuatu tanpa kita tidak melakukan. Karena semuanya akan tetap menjadi "menjadi".

Di depan mata memandang, terlihat tiga orang teman sekelas yang duduk-duduk saja dengan pengharapan yang banyak untuk segera bertemu dosen pembimbing, Jehuda, Herlina, dan Lia. Kemudian Tara yang berjalan ke arah tempat gue duduk yang sedang sambil melayangkan kalimat-kalimat ini dengan ekspresi yang entahlah. Mungkin dia lagi menunggu kedatangan pacarnya. Dan akhirnya dia memilih duduk di samping gue untuk melakukan aktifitas ga penting sesuai kesenangannya sendiri. Karena hidup emang pilihan. Pilihan untuk melakukan apapun yang mereka mau.

Masih mengenai kegiatan di kampus. Terdengar suara dokter Michael di balik tembok lift yang tidak berfungsi lagi, sedang mengarahkan suatu hal penting kepada mahasiswa semester 6 mengenai KRS mungkin. Mungkin iya, karena gue ga terlalu mendengarkan dengan baik.

Kemudian, si Devista dan Putri yang datang dengan membawa sekantong plastik berisikan kue Brownies Amanda. Kue basah yang sedang booming masuk ke wilayah Manado karena belum ada tempat penjualannya yang menetap.  Terus yang dibeli itu dimana dong? Pastinya di mobil-mobil pick-up yang biasanya diparkir di depan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Dengan harga yang lumayan menguras dompet bagi anak kos, membeli sekotak kue brownies menurut gue harus berpikir keras diiringi dengan uang yang bakal gue keluarin untuk keperluan skripsweet gue tercinta. So sweet. Namun tak harus berpikir keras sampai berkeringat, karena gue lebih memilih jogging daripada gym.

Sekian cerita pendek hari ini. Semoga bisa bertemu pembimbing hari ini.

Senin, 28 April 2014

Seminar Proposal

Hampir empat tahun aku akan mendapatkan apa yang aku inginkan.
Hampir empat tahun aku berada di salah satu universitas negeri di Manado yang bernama Universitas Sam Ratulangi.
Hampir empat tahun aku menimba ilmu di Fakultas Kedokteran, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi.

Empat tahun bukan hal yang singkat untuk menjalani seberapa sulit atau mudah kita kuliah. Kuliah yang diartikan kebanyakan orang yaitu menuntut ilmu sampai setinggi langit itu akan begitu rumit jika kita tidak menjalaninya dengan senang hati. Yah, coba pikirkan jika kita mendapat segudang tugas dan dipikiran hanya main-main saja. Otomatis semuanya akan lebih rumit dan lama untuk selesai, bukan?

Rabu, 23 April 2014. Pukul 09.30 WITA.
Hari dimana aku mengikuti seminar proposal. Hari itu merupakan hari yang sangat bersejarah selama aku menimba ilmu untuk mendapat gelar S1. Seminar proposal yang tidak aku bayangkan sebelumnya akan seperti itu. Tadinya hanya menjadi khayalan dan kemudian menjadi kenyataan. Itu bukan hal yang main-main melainkan hal yang serius. Setelah melewati beberapa revisi kepada pembimbing 1 dan pembimbing 2, akhirnya bisa disetujui dan mengikuti ujian. Dan inilah hasilnya..








Ujian yang berlangsung selama kurang lebih setengah jam ini sangat memuaskan. Ga disangka kalau aku bakal ujian secepat itu. Selesai presentasi, banyak masukan yang diberikan pembimbing dan penguji. Termasuk digantinya judul penelitian serta perubahan beberapa tulisan dalam naskah.

Maka, pada tanggal 23 April 2014 mahasiswa atas nama Rizka Herlina Damopolii, NRI 100113046 dengan judul penelitian "Gambaran Pengetahuan Mengenai Menyikat Gigi Malam Sebelum Tidur Pada Anak Umur 10-12 tahun di SDN 04 Bilalang" LAYAK untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Alhamdulillah.
Terimakasih kepada dosen pembimbing:
1. drg. Paulina N. Gunawan, M.Kes, Sp.KGA
2. drg. Dinar A. Wicaksono, Sp.KG

Serta terimakasih kepada dosen penguji:
1. dr. Damajanty H. Pangemanan, M.Kes, AIFM
2. drg. Joenda Soewantoro.

Senin, 31 Maret 2014

Aku anak semester DELAPAN

Wuah, setelah sebulan lalu terakhir update blog akhirnya sekarang bisa nulis lagi. Bertepatan hari ini Nyepi dan libur, jadi gue masih menyempatkan diri untuk nulis non formal setelah beberapa hari yang lalu gue bergelut sama proposal/skripsi yang menggunakan bahasa formal.
Yah, akhirnya 2014 ini gue sedang sibuk-sibuknya menyelesaikan tugas akhir dari perkuliahan ini. Perkuliahan yang kata dari beberapa dosen hanya sebagai formalitas untuk mencari gelar, mencari absen, dan tuntutan orang tua pastinya. Sulit sekali untuk dimengerti bagaimana menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan dan rintangan.

2014.
Target gue untuk mencapai gelar sarjana Kedokteran Gigi. Menyelesaikan S1 terkadang membuat kita tahu bahwa, "ternyata kuliah itu gak gampang". Kenapa? Orang tua itu susah nyari duit dari pagi sampai malam cuma karena ingat anaknya yang lagi kuliah. Terkadang kita sebagai anak kos juga turut merasakan gimana susahnya jadi orang tua menjelang tanggal tua. Kiriman uang sering terlambat dan bahkan makan pun susah. Tapi berkat pembelajaran itulah yang bikin gue masih bertahan sampai sekarang karena Tuhan masih memberikan kesempatan untuk hidup, makan, bernapas dan tentunya mandi.

Sekarang gue udah semester delapan. Itu artinya sebentar lagi gue akan melepas nama kosong ini dan diisi dengan gelar yang telah gue raih sendiri. Walaupun sekarang masih dalam proses revisi proposal sebelum ujian, semoga itu akan berjalan baik dan dosennya akan memberikan bimbingan yang terbaik selama proses ini hingga akhir.

Di kampus gue "Kedokteran Gigi", ada delapan pilihan stase untuk masing-masing mahasiswa mau pilih yang mana saat penyusunan proposal. Pilihan stase itu antara lain:
1. Orthodonti = kawat gigi.
2. Konservasi Gigi = mempertahankan dan mengembalikan fungsi normal gigi, just like merawat gigi itu dari rusak banget hingga bagus banget.
3. Bedah Mulut = ilmu tentang perawatan seperti cabut gigi, pencabutan gigi yang sulit, memperbaiki patah dan keretakan pada tulang rahang, dll.
4. Prosthodonti = tentang bagaimana membuat gigi tiruan lepasan maupun gigi tiruan cekat (gigi palsu lepasan dan permanen lah istilah awamnya).
5. Pedodonti = ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menangani pasien khusus anak-anak.
6. Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat.
7. Periodonti = ilmu yang mempelajari bagaimana menangani kasus yang berhubungan dengan jaringan periodontal pada gigi.
8. Ilmu Penyakit Mulut.
*kalau belum jelas banget nyari internet aja yah*

Dalam hal ini gue memilih bagian Pedodonti. Kenapa? Karena gak tahu kenapa tiba-tiba gue suka anak-anak daripada harus menangani pasien orang tua. Padahal sebenarnya mending orang tua kan daripada anak-anak. Apakah ini karma? Sebenarnya gue suka anak-anak, tapi anak-anak yang gimana dulu. Kalau dia rewel sih ogah. Tapi ga semua anak penurut kan? Makanya, penelitian nanti gue bakal meneliti anak-anak SD yang berumur 10-12 tahun. Karena menurut para ilmuwan bahwa, umur tersebut sudah mulai menginjak umur yang lebih dewasa daripada umur 5-7 tahun. Anak pada umur 10-12 tahun merupakan umur dimana anak sudah mulai mengetahui bagaimana membedakan antara hal yang menurutnya baik atau tidak. Sudah mulai berpikir lebih kritis dan lebih bijak mengambil keputusan. Walaupun umur 20-an yang lebih bijak ngambil keputusan yang pasti. Owalah hahaha

Gue mengajukan beberapa judul proposal/skripsi kepada dosen pembimbing. Dan yang beruntung untuk gue tulis dalam word netbook gue adalah "TINGKAT PENGETAHUAN ANAK MENGENAI MENYIKAT GIGI MALAM SEBELUM TIDUR PADA ANAK 10-12 TAHUN DI SDN 04 BILALANG".
Gue sengaja ambil penelitian di tempat dimana gue tinggal. SDnya tidak terlalu jauh dari rumah dan memang jangkauan para tenaga kesehatan untuk melakukan usaha promosi kesehatan di situ sangat kurang sekali. Selain itu, kalau gue ngambil penelitian di situ banyak keluarga yang bisa membantu. Contohnya orang tua yang sejak gue lahir mereka sudah menekuni bidang kesehatan terlebih dahulu. Dengan adanya rezeki dari Tuhan yang memberikan amanah kepada Mama gue sebagai seorang dosen, maka secara tidak langsung gue akan melakukan bimbingan pribadi kepada beliau secara khusus.

Permintaan gue singkat aja, semoga proposal gue akan segera selesai direvisi dan akan berjalan lancar sampai ujian nanti.

FIGHTING BANGET KA, DON'T GIVE UP. KEEP STRONG, CALM, AND PRAY.
AMIN.